Rangkuman

Dalam tayangan Kick Andy pada 19 Maret 2010 yang bertemakan “Mengejar Mimpi” terdapat lima orang narasumber yang memaparkan kehidupan dan perjuangan yang harus mereka hadapi dalam mengejar mimpi mereka. Prof Dr. F.G. Winarno (Rektor Universitas Atmajaya), Dr. Basuki Agus Suparno (Dosen Ilmu Komunikasi), Prof. Dr. Saldi Isra, SH. (Dosen/ Ahli Hukum Tata Negara), Dr. Purwadi Mhum (Dosen Filsafat Jawa),  serta Dr. Eka Julianta Wahjoepramono Sp BS (Ahli Bedah Saraf) memiliki kesamaan dalam kehidupan mereka. Mereka sama-sama terlahir dari keluarga yang memiliki keterbatasan dari segi ekonomi, bahkan orang tua mereka buta aksara. Mereka memiliki motivasi pribadi untuk menjadi orang yang sukses dan mapan secara financial. Hal itulah yang kemudian mendorong mereka untuk berusaha dengan keras untuk mengejar mimipi-mimpi mereka. Winarno yang harus berusaha keras memperoleh beasiswa di sana-sini bahkan sampai harus menumpang di sebuah katedral, serta menjadi asisten bedah hewan, basuki yang harus menjadi seorang loper korang, saldi yang harus bolak-balik Padang-Solok untuk mengajar di Aliyah, Purwadi harus rela berjualan kantung gandum, menjual majalah bekas, hingga memberi les gamelan, sementara dr. Eka harus rela membantu ibunya berjualan getuk. Namun akhirnya perjuangan keras mereka membuahkan hasil sehingga kemudian mereka pun dapat melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang sangat tinggi bahkan menjadi orang-orang yang ahli di bidangnya.

Analysis:

a. Bullet Theory

Efek dari tayangan tersebut langsung dan kuat. Langsung karena tayangan tersebut disampaikan tanpa adanya perantara. Sedangkan kuat karena khalayak langsung memberikan respon saat tayangan tersebut berlangsung serta memberikan motivasi bagi khalayak.

b.Efek kehadiran media merupakan dampak yang paling penting dari media komunikasi bahwa media komunikasi mempengaruhi kebiasaan persepsi dan berpikir. Sebagai contoh media televisi yang dapat menumbuhkan partisipasi dan lebih peduli. Tayangan Kick Andy menumbuhkan partisipasi khalayak, yaitu partisipasi dalam mengembangkan kemampuan diri melalui motivasi-motivasi yang diberikan para narasumber. Hal tersebut didasarkan pada adanya keinginan khalayak untuk dapat mengembangkan diri seperti para narasumber. Selain itu, khalayak juga merasakan kepedulian terhadap apa yang disampaikan para narasumber.

c.Teori agenda setting memantapkan isu-isu atau citra yang dianggap paling penting dalam fikiran khalayak. Dengan menonton tayangan Kick Andy, khalayak jadi termotivasi untuk berusaha dalam mengejar mimpi seperti apa yang telah diceritakan dan dilakukan oleh para narasumber.

d.Uses dan gratification theory (teori kegunaan dan gratifikasi) berusaha menentukan fungsi-fungsi media massa dalam melayani khalayak dengan cara menanyakannya kepada mereka. Teori ini beralih dari perhatian pada tujuan komunikator kepada tujuan penerima. Setelah menonton tayangan Kick Andy, khalayak merasa puas terhadap tayangan tersebut. Mereka merasa bahwa apa yang ditayangkan sesuai dengan tujuan mereka menonton tayangan tersebut.

Salma, wanita yang akan berusia 37 tahun pada bulan juli 2010 ini adalah seorang wanita yang memilih profesi sebagai tenaga kebersihan di IPB sejak tahun 2001. Wanita asli Bogor ini bertempat tinggal di daerah Cilubang, Balumbang Jaya, Bogor bersama suami dan keempat buah hatinya. Salma bekerja untuk membantu suaminya yang berprofesi sebagai pedagang.

Mencari dan mendapatkan pekerjaan di kota besar seperti Bogor tidaklah muda. Itulah yang dialami Salma hingga akhirnya seorang kerabat memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan tempatnya bekerja. Pekerjaannya sebagai tenaga kebersihan atau biasa kita sebut cleaning service tidak membuatnya berkecil hati. Beruntung memang, kala itu ada seorang pegawai kebersihan yang berhenti bekerja sehingga Salma bisa menggantikannya bekerja.

Dengan berbekal KTP, Salma datang ke departemen HPT, fakultas pertanian, IPB untuk melamar sebagai tenaga kebersihan. Setelah mendapatkan tugas dan wilayah kerjanya, Salma memulai aktivitas kerjanya selama lima hari dalam seminggu, senin sampai jumat. Sejak pukul 07.00 sampai 11.00 pagi, Salma harus bekerja menyapu dan mengepel salah satu sudut IPB, yaitu wilayah departemen HPT, fakultas pertanian.

Setelah pekerjaannya selesai, Salma harus mengisi daftar hadir kerja. Sesekali Salma memang diperbolehkan izin dengan ketentuan yang telah diatur. Hari liburnya pun tergantung hari libur IPB. Salma diperkenankan cuti dengan syarat harus mencari penggantinya selama dia meminta cuti.

Gajinya memang tak seberapa. Pada masa awal bekerja, Salma mendapatkan gaji sebesar Rp 20.000,- hingga akhirnya sekarang gajinya sudah Rp 200.000,- . Nominal yang patut disyukuri di tengah sulitnya mendapatkan uang dan pekerjaan saat ini.

IPB juga sering memberikan beberapa hadiah untuknya jika ada perayaan hari besar. Selain gaji, Salma juga mendapatkan uang makan yang besarnya lima sampai tujuh ribu per harinya. Semua itu sudah cukup baginya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sejauh ini Salma sangat bahagia menjalani akivitasnya sebagai tenaga kebersihan di IPB. Meski terasa lelah, semua menjadi menyenangkan kala beberapa mahasiswa menyapanya atau hanya sekedar memberi senyuman padanya. Baginya, bekerja dengan tulus ikhlas adalah suatu hal yang membuat pekerjaannya itu menjadi sangat menyenangkan walaupun hanya menjadi tenaga kebersihan di sudut IPB. *SAK

Pernahkan kamu mendengar kalimat judul di atas sebelumnya???
“Jangan Pergi Lara” adalah judul dari salah satu novel karangan Mira.W tahun 1977. Selain sudah dicetak berkali-kali, novel ini juga sudah pernah diangkat menjadi cerita film televisi. Salah satu novel favoritku, atau bisa dibilang yang terfavorit dari yang pernah ada. Sungguh tidak pernah bisa tidak aku teteskan air mata ketika membacanya. Meski untuk kesekian kalinya hal itu terulang. Tidak pernah terlupakan bagaimana kuatnya Lara menghadapi kehidupannya. Antara kehidupan dan perasaan…
Pernahkan kamu membayangkan bagaimana sedihnya menjadi orang yang selalu mengalah terhadap saudara kembarmu sendiri hanya karena saudara kembarmu itu memiliki penyakit yang akut? Pernakah kamu membayangkan bagaimana bahagianya kamu ketika semua terpaan perasaan sedih dikeluargamu menjadi tidak berarti manakala cinta datang menghampiri? Pernahkah kamu membayangkan betapa terlukanya hatimu ketika cinta itu harus kamu relakan untuk saudara kembarmu sendiri bahkan cintamu yang memutuskan untuk memilih keputusan itu? Atau pernahkah kamu membayangkan ketika semua yang kamu miliki harus kamu relakan untuk saudara kembarmu manakala takdir memilih dirimu untuk menghadapi kehidupan dan kematian yang justru lebih menakutkan daripada yang saudara kembarmu alami selama ini???
Tragis… ketika semua orang memilih untuk selalu memberikan perhatian lebih pada seseorang hanya karena dia memiliki penyakit lemah jantung seperti Lina (saudara kembar Lara). Meski Lina tidak pernah menuntut untuk diperlakukan lebih, perasaan Lara selalu teriris kala dia harus merelakan semua kebahagiaannya untuk Lina. Mengalah menjadi hal yang biasa baginya, bahkan ketika harus merelakan dokter Adrian untuk menikahi Lina. Kehidupan memang penuh rahasia, ketika Lara yang masih seorang koasisten di sebuah rumah sakit harus berjuang dengan kanker ganas yang menyerang tulangnya. Amputasi atau mati???
Apa ada pilihan yang lebih baik untuknya? Tidak, itulah satu-satunya pilihan. Menyesal,,, itulah yang bisa dikatakan orang-orang di sekelilingnya. Orangtua bahkan dokter Adrian…
“Aku memilihnya karena kasihan padanya. Lalu apa bedanya kau dan dia sekarang?” kata dokter Adrian ketika menemui Lara beberapa saat sebelum operasi amputasi itu dilakukan. Sungguh penyesalan yang tiada arti.
Novel yang luar biasa…
Sempurna bagiku, lalu bagaimana menurutmu???

Waktu Rencana Kontrol Laporan Kemajuan
Hari-1

(Senin, 28 Desember 2009)

Mencari tahu selera makan Ibu Harus mengetahui selera kue tart Ibu Mengetahui selera kue tart Ibu
Hari-2

(Selasa, 29 Desember 2009)

Mengumpulkan resep-resep kue tart yang sesuai selera Ibu Minimal tekumpul lima resep kue tart yang sesuai selera Ibu Sudah terkumpul lima resep kue tart yang sesuai selera Ibu
Memilih resep kue tart yang sesuai dengan selera Ibu Harus bisa menentukan kue tart yang mana yang nantinya benar-benar akan disukai Ibu Resep kue tart yang kemungkinan akan disukai Ibu sesuai dengan seleranya sudah ditentukan
Hari-3

(Rabu, 30 Desember 2009)

Membeli bahan-bahan untuk membuat kue tart sesuai dengan resep Bahan-bahan untuk membuat kue tart sesuai dengan resep harus sudah tersedia Bahan-bahan untuk membuat kue tart sesuai dengan resep sudah dibeli
Hari-4

(Kamis, 31 Desember 2009)

Membuat panggangan kue Membuat kue tart sampai tahap pemanggangan Kue tart selesai sampai tahap pemanggangan
Finshing kue tart Selesai menghias kue tart Proses penghiasan kue tart selesai dan kue tart siap untuk diberikan kepada Ibu
Hari-5

(Jumat, 1 Januari 2010)

Memberikan kue tart kepadaIbu Kue tart hasrus diberikan kepada Ibu Kue tart sudah diberikan kepada Ibu